PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KepribadianPerilaku

Agresi Iritabel

irritable aggression

Ringkasan Singkat

Bentuk perilaku agresif yang dipicu oleh rasa sakit, frustrasi, atau ketidaknyamanan fisik dan emosional, sering kali terjadi tanpa adanya provokasi langsung yang jelas.

Agresi iritabel adalah jenis agresi yang muncul sebagai respons terhadap keadaan internal individu yang tidak menyenangkan, seperti rasa sakit fisik, kelelahan yang ekstrem, atau rasa lapar yang hebat. Tidak seperti agresi instrumental yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu, agresi iritabel bersifat reaktif dan sering kali ditujukan kepada target yang ada di dekatnya, meskipun target tersebut bukan penyebab langsung dari ketidaknyamanan tersebut. Fenomena ini sering diamati baik pada manusia maupun hewan laboratorium yang ditempatkan dalam kondisi stres tinggi.

Secara klinis, tingkat agresi iritabel yang tinggi dapat ditemukan pada individu dengan gangguan disregulasi suasana hati yang parah atau mereka yang mengalami putus zat (withdrawal). Pengelolaan agresi jenis ini biasanya melibatkan identifikasi dan penanganan sumber stres fisik atau emosional yang mendasarinya, serta pelatihan manajemen kemarahan. Memahami mekanisme ini membantu psikolog dalam membedakan antara perilaku antisosial yang direncanakan dengan luapan emosi yang dipicu oleh ambang toleransi stres yang rendah.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Moyer, K. E. (1968). Kinds of aggression and their physiological basis. Communications in Behavioral Biology.
  • Berkowitz, L. (1993). Aggression: Its Causes, Consequences, and Control. McGraw-Hill.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback